Kategori
Konservasi Penyu Belimbing Inisiasi Konservasi Penyu di Papua New Guinea

Dimulainya Kembali Kegiatan Pemantauan Penyu di Teluk Huon, Papua New Guinea!

Dimulainya Kembali Kegiatan Pemantauan Penyu di Teluk Huon, Papua New Guinea

Bagikan Tulisan

[icons icon_pack=”font_awesome_5″ font_awesome_5=”fab fa-whatsapp” size=”fa-lg” type=”circle” link=”whatsapp://send?text=https://science4conservation.com/dimulainya-kembali-kegiatan-pemantauan-penyu-di-teluk-huon-papua-new-guinea” target=”_self” icon_color=”#1e73be” icon_hover_color=”#ffffff” background_color=”#e0e0e0″ hover_background_color=”#1e73be”][icons icon_pack=”font_awesome_5″ font_awesome_5=”fab fa-twitter” size=”fa-lg” type=”circle” link=”https://twitter.com/intent/tweet?url=https://science4conservation.com/dimulainya-kembali-kegiatan-pemantauan-penyu-di-teluk-huon-papua-new-guinea” target=”_self” icon_color=”#1e73be” icon_hover_color=”#ffffff” background_color=”#e0e0e0″ hover_background_color=”#1e73be”][icons icon_pack=”font_awesome_5″ font_awesome_5=”fab fa-facebook” size=”fa-lg” type=”circle” link=”http://www.facebook.com/sharer.php?u=https://science4conservation.com/dimulainya-kembali-kegiatan-pemantauan-penyu-di-teluk-huon-papua-new-guinea” target=”_self” icon_color=”#1e73be” icon_hover_color=”#ffffff” background_color=”#e0e0e0″ hover_background_color=”#1e73be”]

Tanggal

9 Maret 2024

Penulis

Yusup Jentewo

Tanggal

9 Maret 2024

Penulis

Yusup Jentewo

Teluk Huon, Provinsi Morobe, Papua New Guinea diketahui merupakan pantai peneluran kedua terpenting bagi penyu belimbing di sekitar wilayah Samudra Pasifik bagian barat. Namun sayangnya kegiatan pemantauan di wilayah ini telah berhenti cukup lama, kurang lebih 10 tahun yang lalu. Tim Universitas Papua (UNIPA) sejak tahun 2022 melakukan berbagai upaya koordinasi untuk memulai kembali kegiatan pemantauan di Teluk Huon. Pada bulan Januari 2023 lalu, tim UNIPA sempat pergi ke kota Lae di Papua New Guinea dan berkunjung ke dua kampung di Teluk Huon yaitu Kampung Lababia dan Kampung Busama. Kunjungan dimaksudkan untuk bertemu stakeholder penting di kota Lae menyampaikan maksud memulai kegiatan monitoring dan mengumpulkan aspirasi dari masyarakat kampung. Berita selengkapnya di sini.

Tindak lanjut dari kunjungan tersebut adalah pada akhir November 2023 tim UNIPA kembali melakukan kunjungan kedua di tahun tersebut. Kunjungan kali ini diwakili oleh Yusup Jentewo dan Tonny Duwiri selama kurang lebih tiga minggu. Tim tiba di kota Lae tanggal 28 November 2023, dan bertemu dengan John Ben selaku Field Coordinator dalam project ini. Tanggal 30 November tim langsung turun ke Kampung Lababia. Tim berangkat bersama Councillor Kampung Lababia (istilah yang serupa dengan kepala kampung). Sesampainya di sana, tim berdiskusi dengan perwakilan orang-orang tua di kampung serta beberapa masyarakat kampung yang dahulu terlibat dalam kegiatan pemantauan di program sebelumnya kami diizinkan untuk memulai kegiatan pemantauan di Kampung Lababia. Musim ini kegiatan pemantauan difokuskan pada Kampung Lababia, untuk Kampung Busama masih dalam tahapan koordinasi. Kampung Lababia juga masuk di dalam wilayah konservasi Kamiali Wildlife Management Area yang luasnya mencapai 69 ribu hektar dan mencakup daratan serta perairan.

Yusup berbicara di pertemuan masyarakat kampung Lababia
(Foto : S4C_LPPM UNIPA/Tonny)

Pertemuan dengan Tua-Tua Kampung
(Foto : S4C_LPPM UNIPA/Tonny)

Hari Sabtu siang tanggal 2 Desember 2023 koordinator pemantauan di Kampung Lababia yaitu Jack Nala mengumpulkan beberapa masyarakat yang pernah terlibat di pemantauan sebelumnya ataupun beberapa masyarakat yang baru untuk mengikuti materi penyegaran tentang teknik-teknik pemantauan dan lembar data yang dipakai. Untuk membedakan masyarakat yang pernah terlibat di pemantauan ini dengan masyarakat yang baru bergabung, maka para ranger lama disebut sebagai Team Leader (pimpinan tim) dan masyarakat baru yang terlibat disebut sebagai ranger. Pemantauan di pantai peneluran Kampung Lababia melibatkan seluruh keluarga di kampung dengan membagi waktu tugasnya ke dalam rotasi satu mingguan. Terdapat 9 anggota masyarakat yang berlaku sebagai rangers dan 3 team leaders yang bekerja setiap rotasi. Para ranger sangat antusias dengan materi yang diberikan oleh John Ben, Yusup dan Tonny dibuktikan dengan banyaknya yang bertanya dan mereka ingin benar-benar mengetahui terkait protokol yang dipakai serta perbedaannya dengan sebelumnya.

Penyegaran materi
(Foto : S4C_LPPM UNIPA/Tonny)

Pantai peneluran penyu belimbing di Kampung Lababia terbagi dalam 6 sektor pantai, dimana satu sektor berjarak 1 kilometer. Sektor pantai 1 sampai 4 dapat dipantau dengan berjalan kaki dari perkampungan namun untuk ke sektor pantai 5 dan 6 harus melewati dua kali kecil yang bernama Arengke dan Biloi. Rangers yang memantau di sektor 5 dan 6 menggunakan perahu dayung untuk ke lokasi tersebut. Setelah melakukan penyegaran materi, malam harinya para rangers langsung memulai kegiatan pemantauan penyu dengan melakukan patroli malam untuk memantau indukan penyu yang naik ke pantai.

John Ben akan melakukan monitoring dan evaluasi (monev) setiap minggu ke Kampung Lababia untuk memastikan kegiatan pemantauan berjalan baik dan memberikan penyegaran materi setiap minggu untuk anggota masyarakat yang baru terlibat. Saat tulisan ini dibuat rotasi di Kampung Lababia telah berjalan sebanyak 13 kali dan sudah lebih dari 150 sarang yang terdata di pantai peneluran Lababia.

Bagikan Tulisan

[icons icon_pack=”font_awesome_5″ font_awesome_5=”fab fa-whatsapp” size=”fa-lg” type=”circle” link=”whatsapp://send?text=https://science4conservation.com/dimulainya-kembali-kegiatan-pemantauan-penyu-di-teluk-huon-papua-new-guinea” target=”_self” icon_color=”#1e73be” icon_hover_color=”#ffffff” background_color=”#e0e0e0″ hover_background_color=”#1e73be”][icons icon_pack=”font_awesome_5″ font_awesome_5=”fab fa-twitter” size=”fa-lg” type=”circle” link=”https://twitter.com/intent/tweet?url=https://science4conservation.com/dimulainya-kembali-kegiatan-pemantauan-penyu-di-teluk-huon-papua-new-guinea” target=”_self” icon_color=”#1e73be” icon_hover_color=”#ffffff” background_color=”#e0e0e0″ hover_background_color=”#1e73be”][icons icon_pack=”font_awesome_5″ font_awesome_5=”fab fa-facebook” size=”fa-lg” type=”circle” link=”http://www.facebook.com/sharer.php?u=https://science4conservation.com/dimulainya-kembali-kegiatan-pemantauan-penyu-di-teluk-huon-papua-new-guinea” target=”_self” icon_color=”#1e73be” icon_hover_color=”#ffffff” background_color=”#e0e0e0″ hover_background_color=”#1e73be”]

Ikuti Survei

Bantu kami meningkatkan kualitas informasi hasil monitoring sosial dan ekologi di BLKB-Papua.

Berita Terkait

Video Kami

Kategori Lainnya