Berbagi Cerita Proses Seleksi Staf baru Program Sains untuk Konservasi
Bagikan Tulisan

Tanggal
28 April 2022
Penulis
Noviyanti & Naqliya Arum Permata
Tanggal
28 April 2022
Penulis
Noviyanti & Naqliya Arum Permata
Program Sains untuk Konservasi melalui Lembaga Penelitian dan dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Papua adalah sebuah program yang bertujuan menjadi pusat data dan informasi yang mendukung proses pengambilan kebijakan untuk pembangunan berkelanjutan di Tanah Papua. Pada tanggal 24 Februari 2022 Program Sains untuk Konservasi membuka lowongan kerja bagi lulusan D3 hingga S2 untuk terlibat dalam pelaporan kegiatan monitoring di Bentang Laut Kepala Burung-Papua dan melakukan upaya konservasi penyu belimbing yang holistik di Kabupaten Tambrauw.

Salah satu kegiatan saat seleksi training PMNH
(Foto : S4C_LPPM UNIPA)
Terdapat 8 jenis lowongan kerja yang dibuka, diantaranya adalah Asisten Koordinator Program Komunikasi (AKPK), Tenaga Pengemasan dan Pemasaran Produk (TP3), Program Development Assistant (PDA), Tenaga Magang Pantai Peneluran (TMP2), Asisten Koordinator Penelitian (AKP), Koordinator Pantai Peneluran (KP2), Pendamping Masyarakat dan Narahubung Program (PMNH) dan juga Tenaga Lapang Pantai Peneluran (TLP2). Beberapa lowongan kerja ini sendiri dapat dilihat pada laman Website kami yaitu www.science4conservation.com. Terhitung sejak tanggal 24 Februari 2022 Website kami, terutama pada halaman lowongan kerja sudah dilihat lebih dari 2000 kali. Kami juga mempromosikan lowongan kerja tersebut melalui beberapa akun sosial media kami.

Penandatanganan Kontrak Kerja PMNH
(Foto : S4C_LPPM UNIPA)
Pada hari terakhir penerimaan berkas, yaitu tanggal 5 Maret 2022, kami menerima total 317 berkas pelamar. Kemudian pada tanggal 14 – 15 Maret 2022, dilakukan seleksi wawancara bagi pelamar yang lolos pada seleksi berkas. Total jumlah pelamar yang diundang mengikuti seleksi tahap wawancara adalah 102 pelamar. Proses wawancara ini sendiri dilakukan secara daring menggunakan platform Zoom. Namun ada beberapa pelamar yang diwawancarai menggunakan platform WhatsApp Video call karena berada di lokasi yang jaringan internetnya kurang mendukung untuk wawancara melalui Zoom.
| No | Posisi lowongan kerja yang dibuka | Jumlah Berkas yang diterima | Jumlah Pelamar yang lolos seleksi administrasi | Jumlah pelamar yang lolos seleksi wawancara & training |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Pendamping Masyarakat dan Narahubung Program (PMNH) | 59 | 22 | 9 |
| 2 | Program Development Assistan (PDA) | 17 | 4 | 1 |
| 3 | Asisten Koordinator Penelitian (AKP) | 53 | 8 | 1 |
| 4 | Koordinator Pantai Peneluran (KP2) | 42 | 11 | 5 |
| 5 | Tenaga Lapang Pantai Peneluran (TLP2) | 65 | 16 | 6 |
| 6 | Tenaga Magang Pantai Peneluran (TMP2) | 26 | 21 | 9 |
| 7 | Asisten Koordinator Program Komunikasi (AKPK) | 47 | 16 | 1 |
| 8 | Tenaga Pengemasan dan Pemasaran Produk (TP3) | 8 | 4 | 1 |
| Total | 317 | 102 | 33 |
| No | Posisi lowongan kerja yang dibuka | Jumlah Berkas yang diterima | Jumlah Pelamar yang lolos seleksi administrasi | Jumlah pelamar yang lolos seleksi wawancara & training |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Pendamping Masyarakat dan Narahubung Program (PMNH) | 59 | 22 | 9 |
| 2 | Program Development Assistan (PDA) | 17 | 4 | 1 |
| 3 | Asisten Koordinator Penelitian (AKP) | 53 | 8 | 1 |
| 4 | Koordinator Pantai Peneluran (KP2) | 42 | 11 | 5 |
| 5 | Tenaga Lapang Pantai Peneluran (TLP2) | 65 | 16 | 6 |
| 6 | Tenaga Magang Pantai Peneluran (TMP2) | 26 | 21 | 9 |
| 7 | Asisten Koordinator Program Komunikasi (AKPK) | 47 | 16 | 1 |
| 8 | Tenaga Pengemasan dan Pemasaran Produk (TP3) | 8 | 4 | 1 |
| Total | 317 | 102 | 33 |
Khusus untuk PMNH, setelah melalui tahap seleksi wawancara mereka lanjut ke tahap pelatihan. Terdapat 13 peserta pelatihan PMNH yang dinyatakan lolos pada tahap seleksi wawancara dan 9 orang diantaranya lolos tahap pelatihan. Kegiatan pelatihan dilakukan 4 hari pada tanggal 22 – 24 dan 28 Maret 2022. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk memperkenalkan kepada PMNH tujuan kegiatan dan membekali mereka keahlian spesifik yang mereka butuhkan selama berada di lapangan.
Beberapa materi yang disampaikan antara lain: latar belakang Program Sains untuk Konservasi, memperkenalkan penyu dan upaya konservasi yang dilakukan di TP Jeen Womom, gambaran umum program pemberdayaan masyarakat di Kab. Tambrauw, teknik mengajar calistung, bahasa inggris, komputer dan pendidikan lingkungan hidup kepada anak-anak, pembuatan minyak kelapa yang bersih, pelaporan dan pelaksanaan monitoring dan evaluasi kegiatan.
Bagikan Tulisan
Ikuti Survei
Bantu kami meningkatkan kualitas informasi hasil monitoring sosial dan ekologi di BLKB-Papua.
Berita Terkait
Video Kami
Kategori Lainnya
Berita Lainnya

Noviyanti & Deasy Lontoh – April 13, 2022

Noviyanti & Naqliya Arum Permata – April 4, 2022


Satu tanggapan untuk “Berbagi Cerita Proses Seleksi Staf baru Program Sains untuk Konservasi”
I cannot thank you enough for the blog post.Much thanks again. Cool.