
Cerita dari Lapang: Monitoring dan Evaluasi Program Pemberdayaan Masyarakat di Taman Pesisir Jeen Womom Tahun 2022
Penulis
Kartika Zohar, Fitryanti Pakiding
Tanggal
26 Juli 2022
Program Pemberdayaan Masyarakat yang dilaksanakan di kampung-kampung di sekitar Taman Pesisir (TP) Jeen Womom oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Papua (LPPM UNIPA) melalui Program Sains untuk Konservasi (S4C) merupakan bagian yang erat kaitannya dengan upaya konservasi penyu di pantai ini. TP Jeen Womom di Kabupaten Tambrauw Papua Barat merupakan rumah bagi spesies penyu terbesar yaitu penyu belimbing (Dermochelys coriacea) dan tiga spesies penyu lainnya yaitu penyu hijau (Chelonia mydas), penyu sisik (Eretmochelys imbricata), dan penyu lekang (Lepidochelys olivacea). Secara administrasi, TP Jeen Womom diapit oleh 5 kampung yang termasuk ke dalam dua distrik. Kampung Wau, Weyaf, dan Syukwo (dulu Warmandi) terdaftar menjadi bagian dari Distrik Abun, sedangkan Kampung Womom dan Kampung Resye (dulu Saubeba) telah menjadi bagian dari Distrik Tobouw (sebelumnya Distrik Abun). Program pemberdayaan yang dilakukan di kampung-kampung dalam bentuk peningkatan perekonomian melalui pengolahan dan kerajinan tangan serta melalui pendidikan (baik formal maupun informal), salah satunya kegiatan Rumah Belajar.
Ketua Program Sains untuk Konservasi Ibu Fitryanti Pakiding sedang menjelaskan kegiatan produksi minyak kelapa
(Foto : S4C_LPPM UNIPA/Habema Monim)
Dokumentasi diskusi bersama dengan Sekretaris Kampung Womom
(Foto : S4C_LPPM UNIPA/Habema Monim)
Pada pertengahan tahun ini (6-8 Juli 2022), Program S4C bersama Ketua LPPM UNIPA dan Wakil Rektor IV UNIPA (Bidang Perencanaan dan Kerjasama UNIPA) serta para mitra mengunjungi kampung-kampung dan pantai peneluran TP Jeen Womom. Kunjungan ini merupakan bagian dari monitoring dan evaluasi pelaksanaan program yang telah dilakukan juga sebagai upaya untuk meningkatkan efektifitas pengelolaan kawasan konservasi TP Jeen Womom. Para mitra yang terlibat dalam perjalanan ini yaitu Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Papua Barat bersama Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) TP Jeen Womom, juga Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Papua Barat. Rombongan berkunjung ke 3 lokasi yang menjadi pelaksanaan kegiatan pemberdayaan masyarakat yaitu Kampung Resye (dulu Saubeba), Kampung Womom, dan Kampung Wau-Weyaf.
Rombongan banyak berdiskusi dan melihat secara langsung lokasi pelaksanaan kegiatan. Selain berkenalan dengan setiap anggota tim pada setiap lokasi, rombongan juga berdiskusi bagaimana proses produksi minyak kelapa dan jumlah produksi setiap bulan serta tantangan-tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan program di lapang. Kunjungan rombongan untuk monitoring dan evaluasi telah memberikan masukan-masukan segar untuk pelaksanaan program ke depannya serta peluang-peluang kerjasama untuk meningkatkan kualitas dari pelaksanaan program pada setiap lokasi. Harapannya kunjungan ini juga dapat menjadi kegiatan rutin untuk lebih meningkatkan efektifitas pengelolaan kawasan konservasi di TP Jeen Womom.
Bagikan Tulisan
Berita Terkait
Video Kami
Kategori Lainnya
Berita Lainnya
