Seleksi dan pelatihan Pendamping Masyarakat (PM) Abun merupakan salah satu agenda kegiatan dari Divisi Pembangunan Berkelanjutan LPPM UNIPA. Tujuan diadakan seleksi dan pelatihan PM Abun adalah mencari calon PM yang kompeten dibidangnya, siap menjalankan program kerja, dan mempunyai hati untuk melayani masayarakat di Distrik Abun. Untuk memperlengkapi para pendamping masyarakat maka dilaksanakan pelatihan, dalam pelatihan materi pendampingan diberikan baik dalam segi teori maupun praktik sehingga para pendamping masyarakat dapat memahami tugas dan tanggungjawabnya. Masyarakat yang dilayani berada pada kampung Wau-Weyaf, Kampung Warmandi, dan kampung Saubeba. Kampung tersebut terletak dekat dengan daerah peneluruan Penyu Belimbing sehingga daerah tersebut ditetapkan sebagai daerah konservasi. Kampung-kampung ini merupakan kampung binaan UNIPA yang terletak di distrik Abun Kabupaten Tambrauw Papua Barat. Terdapat pendamping masyarakat yang akan ditugaskan untuk tinggal dan hidup bersama dengan masyarakat dikampung sehingga diharapkan dapat meningkatkan kapasitas masyarakat lokal. Tahapan seleksi penerimaan PM dilakukan secara transparan dan objektif yang diikuti oleh 22 calon PM. Tahap pertama, pengumuman penerimaan calon pendamping masyarakat melalui media sosial dan selebaran pengumuman yang ditempel pada setiap gedung di lingkungan UNIPA.

Foto : Tim Abun Pemberdayaan

Foto : Tim Abun Pemberdayaan
Tahap kedua, penerimaan berkas dan seleksi berkas. Tahap ketiga, seleksi wawancara, dan tahap yang terakhir pelatihan. Pelaksanaan pelatihan PM Abun diikuti oleh 8 orang calon PM, dilaksanakan pada tanggal 6-11 September 2017, yang dibuka secara resmi oleh ketua LPPM UNIPA, Dr. Ir. Nurhaidah Iriany Sinaga, M.Si. Kegiatan hari pertama sampai dengan hari ketiga diisi dengan materi-materi yang sesuai dengan fokus program, secara garis besar dibagi atas 3 bagian yaitu materi tentang pemahaman PM menjalankan tugasnya, materi tentang pendidikan anak di rumah belajar, dan materi tentang bercocok tanam yang sifatnya tentatif. Diadakan di ruang rapat Divisi Pembangunan Berkelanjutan Rektorat Lama UNIPA dan kegiatan hari keempat diisi dengan focus program peningkatan sumberdaya lokal yaitu praktik mengolah pisang dan pembuatan minyak kelapa yang diadakan di Laboratorium Pengolahan Fakultas Teknologi Pertanian UNIPA. Dari serangkaian kegiatan seleksi dan pelatihan calon PM kemudian ditentukan yang layak sebagai PM terpilih sebanyak 7 orang (4 orang laki-laki dan 3 orang perempuan). Kegiatan pelatihan pendamping lapang Abun ini ditutup secara resmi oleh ketua Divisi Pembangunan Berkelanjutan Dr. Fitryanti Pakiding dengan pesan bahwa pekerjaan ini adalah pelayanan ke masyarakat, oleh karena itu PM akan tinggal dan bekerja dengan masyarakat di kampung kurang lebih 3 bulan, sangat diharapkan PM menjaga nama baik almamater UNIPA, PM saling bekerjasama secara tim dan saling menjaga kesehatan masing-masing, serta menjalankan tugas dan tanggungjawabnya dengan baik dan benar sebagai PM Abun.
Berita Lainnya

Deasy N. Lontoh – Juli 4, 2019


