Kategori
Monitoring Ekologi EKKP3K Monitoring Sosial EKKP3K

Penilaian Efektivitas Pengelolaan Kawasan Konservasi Perairan di Bentang Laut Kepala Burung Papua Barat dengan World Bank Scorecard

[vc_row css_animation=”” row_type=”row” use_row_as_full_screen_section=”no” type=”full_width” angled_section=”no” text_align=”left” background_image_as_pattern=”without_pattern” css=”.vc_custom_1634300963925{padding-right: 85px !important;padding-left: 85px !important;}” z_index=””][vc_column][vc_column_text]

Penilaian Efektivitas Pengelolaan Kawasan Konservasi Perairan

di Bentang Laut Kepala Burung Papua Barat

dengan World Bank Scorecard

[/vc_column_text][vc_row_inner row_type=”row” use_as_box=”use_row_as_box” type=”full_width” text_align=”left” css_animation=”” css=”.vc_custom_1637817076935{padding-top: 40px !important;}”][vc_column_inner][vc_column_text]

Kawasan Konservasi Perairan (KKP) di wilayah Bentang Laut Kepala Burung (BLKB) Papua dan Papua Barat dibentuk dengan tujuan untuk melindungi dan melestarikan keanekaragaman hayati laut sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara berkelanjutan. Sejak Tahun 2009 evaluasi pengelolan KKP dilakukan secara rutin, sehingga dapat diketahui efektivitas pengelolaan KKP dalam mencapai tujuan pengelolaannya. Penilaian pengelolaan di wilayah BLKB selama ini dilakukan dengan menggunakan dua perangkat, yaitu Scorecard dari Bank Dunia (World Bank Scorecard) dan Evaluasi Efektivitas Pengelolaan Kawasan Konservasi Perairan, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (E-KKP3K).

[/vc_column_text][vc_column_text css=”.vc_custom_1561462871854{border-top-width: 0px !important;padding-top: 0px !important;}”][/vc_column_text][/vc_column_inner][/vc_row_inner][vc_row_inner row_type=”row” type=”full_width” text_align=”left” css_animation=”” css=”.vc_custom_1561923351477{padding-top: 20px !important;padding-right: 20px !important;}”][vc_column_inner width=”1/4″][vc_single_image image=”2418″ img_size=”500 x500″ alignment=”center” qode_css_animation=””][/vc_column_inner][vc_column_inner width=”1/4″][vc_single_image image=”2426″ img_size=”500 x500″ alignment=”center” qode_css_animation=””][/vc_column_inner][vc_column_inner width=”1/4″][vc_single_image image=”2424″ img_size=”500 x500″ alignment=”center” qode_css_animation=””][/vc_column_inner][vc_column_inner width=”1/4″][vc_single_image image=”2423″ img_size=”500 x500″ alignment=”center” qode_css_animation=””][/vc_column_inner][/vc_row_inner][vc_row_inner row_type=”row” type=”full_width” text_align=”left” css_animation=”” css=”.vc_custom_1561923351477{padding-top: 20px !important;padding-right: 20px !important;}”][vc_column_inner width=”1/4″][vc_single_image image=”2422″ img_size=”500 x500″ alignment=”center” qode_css_animation=””][/vc_column_inner][vc_column_inner width=”1/4″][vc_single_image image=”2421″ img_size=”500 x500″ alignment=”center” qode_css_animation=””][/vc_column_inner][vc_column_inner width=”1/4″][vc_single_image image=”2420″ img_size=”500 x500″ alignment=”center” qode_css_animation=””][/vc_column_inner][vc_column_inner width=”1/4″][vc_single_image image=”2419″ img_size=”500 x500″ alignment=”center” qode_css_animation=””][/vc_column_inner][/vc_row_inner][vc_row_inner row_type=”row” type=”full_width” text_align=”left” css_animation=”” css=”.vc_custom_1561923351477{padding-top: 20px !important;padding-right: 20px !important;}”][vc_column_inner width=”1/4″][vc_single_image image=”2425″ img_size=”500 x500″ alignment=”center” qode_css_animation=””][/vc_column_inner][vc_column_inner width=”1/4″][/vc_column_inner][vc_column_inner width=”1/4″][/vc_column_inner][vc_column_inner width=”1/4″][/vc_column_inner][/vc_row_inner][vc_column_text]

WB Scorecard

[/vc_column_text][vc_empty_space][vc_column_text]

Penilaian dengan perangkat World Bank Scorecard dikembangkan secara khusus untuk menilai kemajuan pencapaian pengelolaan kawasan konservasi perairan. Perangkat ini telah digunakan sejak adanya KKP di BLKB. Adanya penilaian yang dilakukan sejak berdirinya KKP ini memudahkan pengguna melihat perubahan-perubahan dalam pengelolaan KKP dari waktu ke waktu dan juga dapat membandingkannya dengan pengelolaan KKP lain di dunia. Penilaian dilakukan berdasarkan enam tahap pengelolaan kawasan konservasi yang baik, yaitu konteks, perencanaan, masukan, proses, keluaran dan hasil.

Penilaian ini dilakuan setiap tahun pada 9 KKP, yaitu KKPD Raja Ampat yang terdiri dari KKPD Teluk Mayalibit, KKPD Selat Dampier, KKPD Kepulauan Ayau, KKPD Kofiau-Pulau Boo dan KKPD Misool, KKPD Kaimana, KKPN SAP Waigeo Sebelah Barat, Taman Nasional Teluk Cenderawasih, dan Kawasan Taman Pesisir Jeen Womom (Abun, Tambrauw). Pada Tahun 2018, telah dilakukan penghitungan nilai World Bank Scorecard berdasarkan enam tahapan tersebut dengan melihat hasil pengelolaan EKKP3K yang telah dilakukan pada akhir Tahun 2018.

Penghitungan ini dilakukan oleh tim dari UNIPA (Purwanto, Irman Rumengan, Dariani Matualage, Habema Monim) dan TNC (Awaludinnoer). Hasil dari penghitungan ini menunjukkan bahwa secara umum terjadi peningkatan skor penilaian, walaupun jika dilihat berdasarkan masing-masing tahap pengelolaan terdapat penurunan skor di beberapa KKP, yaitu pada tahapan konteks untuk Taman Nasional Teluk Cenderawasih dan KKPD Kofiau-Pulau Boo,  dan tahapan hasil untuk KKPD Selat Dampier.

[/vc_column_text][vc_column_text]

(Oleh : Dariani Matualage, Purwanto, Irman Rumengan, Habema F. Monim)

[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row css_animation=”” row_type=”row” use_row_as_full_screen_section=”no” type=”full_width” angled_section=”no” text_align=”left” background_image_as_pattern=”without_pattern” css=”.vc_custom_1637816018194{padding-right: 85px !important;padding-left: 85px !important;}” z_index=””][vc_column][vc_row_inner row_type=”row” type=”full_width” text_align=”left” css_animation=”” css=”.vc_custom_1637816065047{padding-top: 20px !important;padding-bottom: 20px !important;}”][vc_column_inner width=”1/4″][vc_column_text]

Berita Lainnya

[/vc_column_text][/vc_column_inner][vc_column_inner width=”3/4″][vc_separator type=”normal” color=”#000000″ thickness=”1″][/vc_column_inner][/vc_row_inner][vc_row_inner row_type=”row” type=”full_width” text_align=”left” css_animation=””][vc_column_inner width=”1/3″][vc_single_image image=”1330″ img_size=”500×290″ qode_css_animation=””][vc_empty_space height=”5px”][vc_column_text]

Lokakarya Penilaian Efektivitas Pengelolaan Kawasan Konservasi Perairan di Bentang Laut Kepala Burung Papua

[/vc_column_text][vc_empty_space height=”20px”][vc_empty_space height=”20px”][vc_column_text]

Purwanto, Awaludinnoer, Nur Ismu Hidayat, Dheny Setyawan, Sutraman, Rahel Randa dan Dariani Matualage – Juli 1, 2019

[/vc_column_text][/vc_column_inner][vc_column_inner width=”1/3″][vc_single_image image=”3977″ img_size=”500×210″ qode_css_animation=””][vc_empty_space height=”5px”][vc_column_text]

Lokakarya Penilaian Efektivitas Pengelolaan Kawasan Konservasi Perairan di BLKB dengan Menggunakan Perangkat E-KKP3K

[/vc_column_text][vc_empty_space height=”20px”][vc_empty_space height=”20px”][vc_column_text]

– Juli 1, 2019

[/vc_column_text][/vc_column_inner][vc_column_inner width=”1/3″][vc_single_image image=”2436″ img_size=”500×290″ qode_css_animation=””][vc_empty_space height=”5px”][vc_column_text]

Lokakarya Penilaian Efektivitas Pengelolaan Kawasan Konservasi Perairan, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (e-KKP3K) di Wilayah Perairan Bentang Laut Kepala Burung

[/vc_column_text][vc_empty_space height=”20px”][vc_column_text]

Irman Rumengan, Dariani Matualage, Habema Fanri Monim, Purwanto – Februari 25, 2019

[/vc_column_text][/vc_column_inner][/vc_row_inner][/vc_column][/vc_row]