Kategori
Monitoring Ekologi Training

Pelatihan Selam dan Monitoring Kesehatan Karang bagi Tim Monitoring Ekologi di Bentang Laut Kepala Burung, Papua

Pelatihan Selam dan Monitoring Kesehatan Karang bagi Tim Monitoring Ekologi

di Bentang Laut Kepala Burung, Papua

Foto bersama sekertaris LPPM setelah acara pembukaan kegiatan pelatihan

Foto : Tim BHS Ekologi

Simulasi dan latihan identifikasi ikan dan karang sepanjang transek di darat

Foto : Tim BHS Ekologi

Simulasi dan latihan monitoring dengan menyelam di Pantai Pasir Putih, Manokwari

Foto : Tim BHS Ekologi

Tujuan :

  • Memberikan dan meningkatkan kemampuan selam tim monitoring ekologi BLKB
  • Memberikan kemampuan melakukan monitoring kesehatan karang sesuai dengan metodologi dalam panduan yang dikembangkan oleh Ahmadia et.al. (2013)
  • Memberikan kemampuan identifikasi ikan target monitoring kepada tim monitoring ekologi BLKB
  • Memberikan kemampuan identifikasi life form karang kepada tim monitoring ekologi BLKB
  • Memberikan kemampuan estimasi panjang ikan bagi tim monitoring ekologi BLKB

Tempat dan Tanggal kegiatan :

  • Tanggal 17 – 20 April 2018 di Ruang pertemuan Divisi Pembangunan Berkelanjutan, LPPM Unipa
  • Tanggal 21 April 2018 – Praktek lapangan di Pantai Pasir Putih, Manokwari

Peserta dan fasilitator :

Peserta pelatihan sebanyak 18 orang
Pelatih dan fasilitator pelatihan ini terdiri dari:

  • Purwanto (LPPM Unipa, praktisi monitoring kesehatan karang dan Instruktur Selam)
  • Mulyadi (BBTNTC – praktisi monitoring kesehatan karang dan Dive Master)
  • La Hamid (BBTNTC, praktisi monitoring kesehatan karang dan Dive Master)
  • Irman Rumengan (LPPM Unipa, praktisi monitoring kesehatan karang dan Rescue Diver)
  • Dariani Matualage (LPPM Unipa, fasilitator pelatihan)
  • Kartika Zohar (LPPM Unipa, fasilitator pelatihan)

Hasil :

  • Secara umum peserta dapat memahami metodologi pelaksanaan monitoring kesehatan karang berdasarkan panduan yang dikembangkan oleh Ahmadia dkk (2013) yang selama ini digunakan di semua kawasan konservasi laut di BLKB.
  • Peserta memahami teori dasar selam, mampu mengenali dan menggunakan alat selam (scuba) dan bahkan beberapa peserta sudah mempunyai sertifikat selam.
  • Hampir semua peserta mempunyai kemampuan menyelam yang sudah baik,
  • Lima orang peserta berhasil memenuhi persyaratan minimal 90% benar untuk identifikasi life form karang
  • Delapan orang peserta minimal 90% benar identifikasi famili ikan, bahkan satu orang dapat menjawab 100% benar, tetapi hanya dua orang yang berhasil estimasi panjang ikan dengan minimal 75% benar.