Lokakarya Penilaian Efektivitas Pengelolaan Kawasan Konsevasi Perairan di Bentang Laut Kepala Burung Papua dan Papua Barat

Penulis

Tim Monitoring Ekologi

Tanggal

18 Desember 2018

Tujuan :

  • Melakukan evaluasi efektivitas pengelolaan kawasan konservasi perairan, pesisir dan pulau-pulau kecil di wilayah BLKB dengan perangkat e-KKP3K
  • Melakukan evaluasi efektivitas pengelolaan kawasan konservasi perairan, pesisir dan pulau-pulau kecil di wilayah BLKB dengan perangkat Word Bank Score Card.
  • Meningkatkan kemampuan peserta menggunakan pedoman teknis e-KKP3K untuk menilai efektivitas pengelolaan kawasan konservasi di Bentang Laut Kepala Burung, Papua

Foto : Tim Monitoring Ekologi

Foto : Tim Monitoring Ekologi

Tempat dan tanggal kegiatan :

Ruang Kuliah S3 Lingkungan, Pasca Sarjana Universitas Papua  Jl. Gunung Salju, Amban, Manokwari – Papua Barat pada tanggal 4 – 7 Desember 2018.

Peserta dan fasilitator:

Peserta lokakarya terdiri dari:

  • DKP Provinsi Papua Barat (2 orang)
  • UPTD Tambrauw (1 orang)
  • DKP Fakfak (1 orang)
  • Balai Taman Nasional Teluk Cenderawasih (1 orang)
  • Pengelola Kawasan Konservasi Perairan di Raja Ampat (UPTD BLUD: 2 orang)
  • Yayasan Nazareth Papua (1 Orang)

Narasumber dan fasilitator lokakarya terdiri dari:

  • Kementerian Kelautan dan Perikanan, Direktorat KKHL (1 orang)
  • Universitas Papua (4 orang)
  • Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Barat (2 orang)
  • CI (2 orang: Raja Ampat & Fakfak)
  • TNC (1 orang: Raja Ampat )
  • WWF (2 orang: Tambrauw dan Sorong Selatan)

Hasil :

Status atau peringkat efektivitas pengelolaan dari masing-masing kawasan konservasi adalah sebagai berikut:

Pari Manta
(Foto : BLUD UPTD Raja Ampat/Daud Orisoe)

Bagikan Tulisan

Berita Terkait

Video Kami

Kategori Lainnya

Berita Lainnya