Kategori
Monitoring Sosial Training

Training Enumerator: Monitoring Sosial Masyarakat Di Selat Dampier

[vc_row css_animation=”” row_type=”row” use_row_as_full_screen_section=”no” type=”full_width” angled_section=”no” text_align=”left” background_image_as_pattern=”without_pattern” css=”.vc_custom_1561462934884{padding-right: 30px !important;}” z_index=””][vc_column][vc_row_inner row_type=”row” use_as_box=”use_row_as_box” type=”full_width” text_align=”left” css_animation=”” css=”.vc_custom_1634181164208{padding-top: 20px !important;padding-right: 85px !important;padding-left: 85px !important;}”][vc_column_inner][vc_column_text]

Universitas Papua (UNIPA) bekerja sama dengan RARE melakukan monitoring sosial masyarakat di Selat Dampier tahun 2 0 17. Kerjasama ini merupakan kerjasama yang pertama dilakukan. UNIPA sebagai penyelenggara kegiatan melakukan seleksi ca Ion enumerator. Dari 3 2 orang yang mendaftar dan mengikuti tes wawancara, dipilih 12 orang yang layak untuk mengikuti training. Training dilakukan pada tanggal 2- 7 Agustus 2017 pada hari kerja, berlangsung dari pukul 09.00-16.00 WIT di ruang rapat Divisi Pembangunan Berkelanjutan. Kegiatan ini dibuka oleh lbu Dr. Nurhaidah Sinaga selaku ketua LPPM. Calon enumerator yang mengikuti training terdiri dari mahasiswa dan alumni Universitas Papua. Beberapa materi training yang disampaikan antara lain pengenalan tentang survei dan kuisioner yang dijelaskan oleh ibu Dr. Fitryanti Pakiding dan Dahlia Manufandu, S.Si. Sementara untuk manajemen data dijelaskan oleh ibu Dariani Matualage, M.SiUniversitas Papua (UNIPA) bekerja sama dengan RARE melakukan monitoring sosial masyarakat di Selat Dampier tahun 2 0 17. Kerjasama ini merupakan kerjasama yang pertama dilakukan. UNIPA sebagai penyelenggara kegiatan melakukan seleksi ca Ion enumerator. Dari 32 orang yang mendaftar dan mengikuti tes wawancara, dipilih 12 orang yang layak untuk mengikuti training. Training dilakukan pada tanggal 2- 7 Agustus 2017 pada hari kerja, berlangsung dari pukul 09.00-16.00 WIT di ruang rapat Divisi Pembangunan Berkelanjutan. Kegiatan ini dibuka oleh lbu Dr. Nurhaidah Sinaga selaku ketua LPPM. Calon enumerator yang mengikuti training terdiri dari mahasiswa dan alumni Universitas Papua. Beberapa materi training yang disampaikan antara lain pengenalan tentang survei dan kuisioner yang dijelaskan oleh ibu Dr. Fitryanti Pakiding dan Dahlia Manufandu, S.Si. Sementara untuk manajemen data dijelaskan oleh ibu Dariani Matualage, M.Si.

[/vc_column_text][vc_column_text css=”.vc_custom_1561462871854{border-top-width: 0px !important;padding-top: 0px !important;}”][/vc_column_text][/vc_column_inner][/vc_row_inner][vc_row_inner row_type=”row” type=”full_width” text_align=”left” css_animation=”” css=”.vc_custom_1635398723038{padding-top: 20px !important;padding-right: 85px !important;padding-left: 85px !important;}”][vc_column_inner width=”1/2″][vc_single_image image=”1317″ img_size=”500 x 250″ alignment=”center” qode_css_animation=””][vc_column_text]

Foto : Tim BHS Monitoring Sosial Unipa

[/vc_column_text][/vc_column_inner][vc_column_inner width=”1/2″][vc_column_text]

Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah enumerator wajib memahami dan dapat menyampaikan dengan baik pertanyaan-pertanyaan yang terdapat pada kuisioner kepada responden. Dari 8 3 pertanyaan yang termuat pad a kuisioner, 11 diantaranya merupakan pertanyaan tambahan dari RARE. Dengan jumlah pertanyaan yang banyak, enumerator diharapkan dapat tetap fokus bukan hanya pada saat menyampaikan pertanyaan tetapi juga memahami jawaban yang disampaikan oleh responden. Sementara itu pada manajemen data, dua hal yang perlu diperhatikan adalah pada saat pembersihan dan input data. Pada tahap ini, jika terdapat data yang dianggap tidak jelas maka dapat dilakukan pemeriksaaan kembali.

[/vc_column_text][/vc_column_inner][/vc_row_inner][vc_column_text css=”.vc_custom_1637730331846{padding-top: 10px !important;padding-right: 85px !important;padding-left: 85px !important;}”]

Pada akhirnya empat orang terpilih yang akan turun ke lapangan melakukan survei. Pemilihan keempat orang tersebut berdasarkan penilaian yang dilakukan selama masa training. Tim akan dibagi menjadi dua kelompok dengan masing-masing kelompok mempunyai field coordinator. Kegiatan training yang dilakukan diharapkan dapat memberikan pembekalan pengetahuan maupun keterampilan yang cukup sehingga ketika melakukan survei di lapangan kesulitan ataupun kendala dapat diminimalkan. Survei akan dilakukan pada tanggal 15-25 Agustus 2017

(Oleh: Kezia Salosso)

[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row css_animation=”” row_type=”row” use_row_as_full_screen_section=”no” type=”full_width” angled_section=”no” text_align=”left” background_image_as_pattern=”without_pattern” css=”.vc_custom_1637728778214{padding-right: 85px !important;padding-left: 85px !important;}” z_index=””][vc_column][vc_row_inner row_type=”row” type=”full_width” text_align=”left” css_animation=”” css=”.vc_custom_1637728943379{padding-top: 20px !important;}”][vc_column_inner width=”1/4″][vc_column_text]

Berita Lainnya

[/vc_column_text][/vc_column_inner][vc_column_inner width=”3/4″][vc_separator type=”normal” color=”#000000″ thickness=”1″][/vc_column_inner][/vc_row_inner][vc_row_inner row_type=”row” type=”full_width” text_align=”left” css_animation=”” css=”.vc_custom_1637728960859{padding-top: 20px !important;}”][vc_column_inner width=”1/3″][vc_single_image image=”3977″ img_size=”500×210″ qode_css_animation=””][vc_empty_space height=”5px”][vc_column_text]

Pelatihan Analisis Data Wilayah Sunda Banda dan Bentang Laut Kepala Burung

[/vc_column_text][vc_empty_space height=”20px”][vc_empty_space height=”20px”][vc_column_text]

Ice K. Silalahi – Juli 1, 2019

[/vc_column_text][/vc_column_inner][vc_column_inner width=”1/3″][vc_single_image image=”1298″ img_size=”500×288″ qode_css_animation=””][vc_empty_space height=”5px”][vc_column_text]

Pelatihan Analisis Data untuk Monitoring dan Evaluasi Kawasan Konservasi Bentang Laut Kepala Burung, Papua

[/vc_column_text][vc_empty_space height=”20px”][vc_column_text]

Dahlia G.R Menufandu – Juli 1, 2019

[/vc_column_text][/vc_column_inner][vc_column_inner width=”1/3″][vc_single_image image=”1310″ img_size=”500×288″ qode_css_animation=””][vc_empty_space height=”5px”][vc_column_text]

Monitoring Sosial Masyarakat di KKP Kaimana & KKP Selat Dampier 2016 : Pelatihan Enumerator

[/vc_column_text][vc_empty_space height=”20px”][vc_column_text]

Kezia Salosso – Juli 1, 2019

[/vc_column_text][/vc_column_inner][/vc_row_inner][/vc_column][/vc_row]