Latar Belakang
Program Pemberdayaan Masyarakat di Taman Pesisir Jeen Womom didasari dari hasil survei sosial pada kampung-kampung di sekitar kawasan konservasi ini. Survei yang dilaksanakan oleh Fakultas Pertanian dan Teknologi Pertanian UNIPA bekerjasama dengan Gjertsen pada tahun 2010 itu menjadi titik tolak yang signifikan untuk mendukung kegiatan konservasi di kawasan ini. Dari hasil survei, diperoleh informasi mengenai data dasar sosial ekonomi, strategi membangun dan mengembangkan kapasitas lokal, serta strategi mengembangkan dan membentuk struktur perjanjian konservasi.
Kumpulan Publikasi dan Jurnal Ilmiah Hasil Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat
*Berdasarkan Data Tahun 2024
Peta Lokasi
Secara administrasi terdapat 5 kampung yang menjadi wilayah kerja Program Pemberdayaan Masyarakat. Kelima kampung ini berada di wilayah administrasi Distrik Abun & Distrik Tobouw, Kabupaten Tambrauw. Kampung-kampung ini terletak di antara pantai-pantai peneluran utama penyu belimbing di Pasifik Barat (Pantai Jeen Yessa dan Jeen Syuab).
Aktivitas
Pendidikan
Pada bidang pendidikan dibagi menjadi 2 program utama yaitu pendidikan formal dan pendidikan informal. Pendidikan formal dilakukan di sekolah dalam bentuk dukungan kehadiran Pendamping Masyarakat (PM) untuk membantu mengajar di sekolah, sedangkan bentuk dukungan dalam pendidikan informal yaitu kegiatan Rumah belajar, perpustakaan keliling, belajar hidup sehat dan apotik hidup.
Peningkatan Ekonomi Masyarakat
Pada Tahun 2021, kegiatan peningkatan perekonomian difokuskan pada pengolahan minyak kelapa. Kelapa adalah salah satu sumber daya alam yang berlimpah di lokasi ini. Dengan mengolahnya menjadi minyak kelapa, diharapkan daya simpannya lebih lama dan harga jualnya menjadi lebih tinggi sehingga dapat menjangkau pasar yang lebih luas; dan pada akhirnya dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat.
