Pemberdayaan Masyarakat

Program Pemberdayaan Masyarakat di Taman Pesisir Jeen Womom didasari dari hasil survei sosial pada kampung-kampung di sekitar kawasan konservasi ini. Survei yang dilaksanakan oleh Fakultas Pertanian dan Teknologi Pertanian UNIPA bekerjasama dengan Gjertsen pada tahun 2010 itu menjadi titik tolak yang signifikan untuk mendukung kegiatan konservasi di kawasan ini. Dari hasil survei, diperoleh informasi mengenai data dasar sosial ekonomi, strategi membangun dan mengembangkan kapasitas lokal, serta strategi mengembangkan dan membentuk struktur perjanjian konservasi.

Kumpulan Publikasi dan Jurnal Ilmiah Hasil Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat

Collection of Publications and Scientific Journals on the Results of Turtle Monitoring and Nest Protection Activities

Location
0
Nest Hatching
0
Number of Nests
0
Hatchling Estimate
0

*Berdasarkan Data Tahun 2025 & 2026

Podcast - Dari Pendampingan Masyarakat ke Pelestarian

Perjalanan panjang program pemberdayaan masyarakat di sekitar Taman Pesisir Jeen Womom, Kabupaten Tambrauw, sebagai strategi utama dalam melestarikan penyu belimbing. Menyadari bahwa upaya konservasi hewan tidak akan berhasil tanpa dukungan warga lokal, Kak Tika dan tim LPP UNIPA sejak tahun 2012 mulai mendampingi masyarakat setempat melalui dua pilar utama: peningkatan ekonomi (seperti produksi minyak kelapa, keripik pisang, dan rajutan noken bermotif penyu) serta pendidikan dasar dan lingkungan hidup. Pendekatan yang berpusat pada masyarakat ini terbukti sukses mengubah pandangan warga yang awalnya merasa tidak mendapat manfaat dari konservasi, kini menjadi lebih mandiri, sejahtera, dan ikut terlibat aktif menjaga kelestarian penyu terbesar di dunia tersebut di habitat aslinya.

Location Map

Secara administrasi terdapat 5 kampung yang menjadi wilayah kerja Program Pemberdayaan Masyarakat. Kelima kampung ini berada di wilayah administrasi Distrik Abun & Distrik Tobouw, Kabupaten Tambrauw. Kampung-kampung ini terletak di antara pantai-pantai peneluran utama penyu belimbing di Pasifik Barat (Pantai Jeen Yessa dan Jeen Syuab).

Aktivitas

Jeen Yessa-Batu Rumah (Foto dari Jhon Mau)

Perlindungan Sarang Penyu & Pemantauan Aktivitas Peneluran

Pemulihan populasi penyu belimbing bertumpu pada produksi tukik yang cukup dari pantai peneluran dan tingkat mortalitas di laut. Oleh sebab itu tim pemantauan penyu dan perlindungan sarang LPPM UNIPA bersama anggota masyarakat lokal berupaya keras untuk meningkatkan jumlah tukik yang dihasilkan dengan melindungi sarang.
Pemantauan aktivitas peneluran yang dilakukan secara rutin agar tersedia data-data yang dapat digunakan untuk menyusun strategi-strategi yang mendukung pemulihan populasi penyu belimbing di wilayah ini.

Penelitian yang Menunjang Upaya Konservasi

Kajian ilmiah terus mendasari kegiatan pemantauan penyu dan perlindungan sarang di Taman Pesisir Jeen Womom. Tim pantai UNIPA melaksanakan tiga penelitian pada tahun 2022: (1) Penelitian tingkat predasi sarang di pantai Jeen Yessa sebelum dan sesudah sasi dibuka (2) Penelitian efektifitas perlindungan sarang menggunakan naungan cocomesh (anyaman serabut kelapa) (3) Pemantauan suhu pasir pada kedalaman sarang di pantai Jeen Yessa dan Jeen Syuab.

Pemasangan Logger Suhu
Anggota Tim Warmamedi belajar membaca jejak Penyu Belimbing (Foto : S4C_LPPM UNIPA)

Pelatihan atau Peningkatan Kapasitas

Untuk menjamin setiap aktivitas pemantauan penyu dan perlindungan sarang dilaksanakan dengan baik, setiap tenaga patroli dari masyarakat lokal atau penggiat konservasi penyu perlu dilatih. Peningkatan kapasitas masyarakat lokal sebagai tenaga patroli merupakan bagian penting dari program kami.